1. Terjun Ke Dunia Creator 1

1. Terjun Ke Dunia Creator 1

 

Tempat yang dikelilingan oleh pohon hijau dan hanya memiliki satu jalan besar dan beberapa jalan menuju beberapa bangunan besar. Tempat tersebut sangat besar sehingga bangunan besar tersebut tertutup oleh pepohanan di sana. Bangunan besar itu adalah kelas, stadium latihan, dan dua mansion besar tempat para anak bangsawan, penjaga taman dan Sein.

Memiliki sebuah taman besar dan hanya orang tertentu yang bisa ke sana demi keamanan pohon tersebut. Taman ini di jaga oleh tiga penjaga. Penjaga wilayah Baron Von Zewaiz penguasa wilayah Zewaiz, penjaga taman dari generasi ke generasi yang disebut Alessia dan penjaga kesuburan dari dimensi lain yang disebut Sein. Taman tersebut merupakan jantung kota Zewaiz. Terletak tepat di tengah bangunan-bangunan besar, sehingga mereka harus menggunakan teleportasi untuk mencapai bangunan-bangunan yang ada di sini.

Pohon tersebut sangat besar, katanya memiliki akar besar dan banyak. Akar tersebut terhubung dengan kota ini. Tidak hanya itu, daunnya selalu berubah warna setiap pergantian musim. Dia bernama Mythwishteria karna memberikan kemakmuran bagi rakyat di kota ini, tidak pernah mati karna sekelilingnya selalu ada air yang tidak pernah kering.

Sekolah ini di kelilingi pepohanan dengan udara yang menyegarkan maka sekolah ini disebut Genki. Setiap tahun sekolah akan mengadakan hari raya saklar bagi para siswa siswi yang sudah menyelesaikan pelajaran sekolah. Di mana akan ada satu orang terpilih untuk menjadi Sylid dan Sein. Orang tersebut akan dipilih oleh kerajaan, bangsawan dan pemimpin penjaga taman. Hanya orang yang memiliki pengetahuan, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang akan terpilih.

Setiap orang yang berhasil menjadi penjaga taman akan diberkahi anugerah dan kemakmuran bagi keluarganya. Jadi tidak heran banyak sekali para siswa siswi di sini mengincar posisi tersebut.

Tentu saja sebagai penjaga taman mereka bisa memilih untuk menikah atau tidak. Keistimewahan bagi yang terpilih status mereka akan naik. Mereka yang terpilih mereka seorang bisa menikah dengan keluarga bangsawan.

Maka dari itu banyak sekali para siswa siswi di sini bekerja keras untuk bisa menjadi Sylid, karena ujian mereka yang ingin menjadi Sein lebih sulit. Untuk menjadi Sein sangat simple tapi sulit untuk dilakukan, yaitu diakui oleh Dia (Mythwishteria).

Untuk diakui oleh Dia hanya perlu adanya kekuatan yang besar untuk menghasilkan air murni. Air murni terbentuk dari cahaya merah yang keluar dari jantung sang Sein.

Tiba-tiba seorang murid mengangkat tangan dan bertanya apa Sein akan mati saat mengeluarkan jantungnya. Guru hanya tersenyum dan melanjutkan ceritanya.

Sein tidak perlu mengeluarkan jantung, tetapi energi yang keluar dari jantung yang memancarkan cahaya merah lalu berubah menjadi air murni yang mengelilingi Dia. Tapi kekuatan itu hanya bisa sekali, karena Sein hanya bisa mendapat energi itu dengan menyelesaikan misi. Setelah menyelesaikan misi Sein menunjukkan kekuatannya dan hanya disaksikan oleh Feba generasi pertama Baron Von Zewaiz, Raja Calix IV dan Aleesia. Selama ini keberadaan Sein tidak pernah diketahui oleh siapapun baik itu asal usulnya. Sein bukanlah bagian dari dunia ini melainkan dimensi lain.

Konon katanya saat Sein kembali ke dimensinya dengan memasuki akar besar Dia yang membentuk sebuah lubang besar, ditutupi beberapa batang menjalar yang tampak seperti tali dengan daun kecil. Saat itu Sein tidak pernah kembali lagi ke Zeweis. Sejak saat itu banyak musuh dari manusia maupun dunia bawah yang mengingikan Dia yang bisa terhubung dengan dimensi lain. Namun, tidak satupun dari mereka yang bisa membuka gerbang itu. Mereka sudah kesal berusaha menebang, bakar, belah dan berbagai cara agar bisa menghancurkannya, tapi hal itu sia-sia karna Dia tidak terluka sedikitpun. Jadi mereka hanya bisa menunggu sampai kemunculan Sein berikutnya.

Seorang murid mengangkat tangan dan bertanya kapan Sein akan muncul kembali. Guru menjawab pertanyaan si murid dengan tersenyum.

Guru    : Saat Sein menerima sebuah misi yang terlihat seperti layar ...

KRIINNGGG!!!

Terdengar suara bel yang panjang menandakan berakhirnya pelajaran sekolah hari ini. Hal itu adalah hari yang tenang bagiKu. Aku seorang siswi sekolah ternama yang memiliki nama Early Crystally Frozen . Berpikir bisa melakukan apapun saat ini.

Tampak langkah kaki terlihat sedang berjalan pelan. Seorang siswi dengan rambut keemasan kepangan dua, wajahnya sedikit memerah tembem, tampak bola mata yang berwarna emas ditutupi kacamata bulat dan tebal, mungil hidung dan bibir kecilnya yang agak tebal, tubuh setinggi 165cm, umur 15 tahun.

Siswi di sini memakai rok yang cukup pendek. Dari semua siswi yang ada di sini bisa dihitung jari yang memakai rok panjang sampai ke bawah lutut.

 

TRING!

Layar Tablet Hidden Mission “Bertemu dengan Coldly”. Hadiah yang diberikan 1000 GOLD, naik 1 tingkat CHARM, dan kepingan ingatan. Jika gagal akan semua atribut turun 1 tingkat. Batas waktu satu hari.”

Sejenak jantungku berhenti berdetak melihat misi tersebut.

            : . . .

              YANG BENAR SAJA!!

Beberapa siswi sekolahnya yang datang dan sengaja mendorong bahunya dengan kuat. Early hampir terjatuh karena dorongan salah satu siswi tersebut, tanpa sadar ada yang jatuh dari sakunya. Mereka tertawa dengan senang melihatnya yang begitu kusut ini.

Dasar sampah.

Early berpikir tidak ada guna menghabiskan waktu dengan para sampah yang ada di depannya, karna akan mengotori tubuhnya.

Huh . . . Berharap dapat sekolah dengan tenang malah jadi begini. Tapi ayah dan ibu tidak akan membiayi sekolahKu jika Aku pindah sekolah lain. Walau Aku bisa pindah dan membiayai sekolahKu sendiri, tapi sekolah ini memiliki taman belakang yang luas dan jarang dikunjungi oleh pelajari di sini.

Skenario pemeran utama akan seperti ini. Tapi yang mainkan peran tersebut adalah Aku. Sambil menangis histeris di dalam hati.

Siswi yang menyerangnya bernama Miko Torika, anak orang kaya baru-baru ini naik daun dan cukup terkenal di kalangan anak-anak di sekolah. Paras wajahnya cukup cantik, dengan wajah oval berkulit putih, mata agak sipit dengan bola mata coklat kehitaman, hidungnya sedikit mancung dan kecil, bibir tebal dan seksi yang dibalut dengan lipstick berwarna merah darah, rambut sepanjang bahu dengan  ujung yang melengkung ke dalam, tinggi 160cm.

Cantik juga.

Tapi setelah melihat Rika, Kagari, Midori, dan Miika orang-orang yang selalu nempel dengan Miko, penampilannya tidak secantik Miko. Mungkin Ia tidak ingin tersaingi. Kadang melihat tingkah mereka seperti ngemis ketenaran, cara yang cukup ekstrim dengan mengintimidasi yang lemah, pamer barang mahal dan beberapa tindakan yang cukup buruk untuk diketahui. Mereka terlalu percaya diri bahwa merekalah yang paling tenar. Meski mereka juga tenar tapi tidak setenar geng FPP. Miko melangkah ke arah Ku.

Miko :  Minggir.

 : . . .

Miko : Ayo cepat pergi ke Machin, produk edisi terbatas sudah keluar.

           Nanti kehabisan, karena produk ini banyak peminatnya.

Rika, Kagari, Midori, dan Miika : Ayoo, Miko!!! (dengan serentak mereka menjawab)

Setelah mereka pergi, Aku memeriksa apakah ada sesuatu yang hilang ketika didorong. Semua isi tas lengkap, tinggal aksesoris rambut yang ada di saku. Aku mencari jepit kesayangan Early yang hilang. Aku sampai jongkok untuk mencari sekitar pinggir jalan sekolah. Namun pencarian yang di lakukan tidak membuahkan hasil. Aku pun bergumam.

 : Di mana jatuhnya?

Perasaan murka, sedih, khawatir bercampur aduk, membuat Ku ingin menghajar seseorang.

 : !!

Merasakan adanya kehadiran seseorang di belakang, Aku bersiap mengepalkan kedua tangan ini untuk menyerang. Aku tidak menyangka akan sepeka ini, apa ini yang namanya mode combat pikirku begitu.

Apa langsung serang? Tidak, Aku lihat situasi dulu sebelum itu.

Langkahnya semakin terdengar dekat.

Langkah orang itu terlalu dekat dan tanpa berpikir lagi Aku menghadap ke belakang dengan melayangkan serangan tangan kanan.

Coldly    : Kamu. . .

Tangan Ku langsung berhenti. Serangan ini mengarah pada sesuatu yang berharga bagi para laki-laki.

Coldly    : !!

 : . . .

Dengan cepat langsung menarik tangan kanan ke dada. Early terdiam sejenak, di atas kepalanya seperti ada gagak yang sedang lewat sambil mengeluarkan suaranya.

HUAAA, MODE COMBAT APAAN INI!!! Jeritan hati. Untung tanganKu tidak ternodai oleh sesuatu yang aib.

Saat kepala mengarah ke atas, Aku pun membatu.

Henry Lau!!

Tentu saja bukan. Membongkar isi kepalaKu siapa yang ada di depanKu. Selintas hidden misi tertera "Bertemu dengan Coldly". Salah satu anggota FPP disekolah GENKI yang terkenal akan permainan musiknya terutama biola yang selalu di bawanya. Laki-laki berkulit putih, rambut yang di siram oleh cahaya berwarna hitam kebiruan. Wajah yang maskulin, matanya yang agak sipit tidak memiliki lipatan berwarna biru gelap seperti batu sapphire, hidung mancung dengan lubang hidung berbentuk hati dari bawah terlihat jelas disertai bibir peach yang seksi dan tubuhnya tinggi. Caranya memandangKu dengan mata agak menyipit. Untuk menghilangkan rasa canggung, Aku harus langsung beraksi cewek ketakutan seperti skenario FPP.

       : Aaa!!

                 Maaf!!

Coldly    : Apa ?

Early langsung berdiri ke samping.

       : Itu…menghalangi jalanmu.

Coldly    : . . .

Coldly yang hanya melihatKu. WajahKu yang terlihat gelisah apa akan ketahuan olehnya.

Cepat pergi! Kenapa masih di sini?

Coldly    : Apa yang Kamu lakukan di sini?

       : Itu…

Aku yang melihat Coldly, rambut hitam kebiruannya di sirami cahaya dengan mata semakin menyipit.

Early       : Mencari sesuatu.

Coldly mengarahkan kepalan tangan kanan ke arah Ku. Aku reflek memasang pelindung di dekat wajah dengan kedua lengannya yang mungil.

Coldly    : Ini.

       : Yah?

Coldly    : Aku tidak suka bersentuhan dengan orang asing.

Aku yang langsung sadar langsung mengarahkan kedua telapak tangannya ke bawah kepalan tangan Coldly. Coldly membuka genggamannya, sebuah benda jatuh ketelapak tangan Ku.

       : !!

Sebuah jepit kecil berbentuk kelinci yang berbalut bulu hitam keabu-abuan yang dicarinya daritadi. Perasaan yang bercampur aduk tadi menjadi lega. Aku menggenggam jepitannya ke dada dengan erat.

Coldly melihat Early sebentar lalu pergi melewatinya tanpa berkata apapun. Ketika Coldly mulai jauh, Early yang tersadar melihat ke arah Coldly lalu berteriak sambil menunjukkan aksesoris di tangan kanannya.

       : Terima kasih banyak!

Coldly tidak menanggapi dan tetap pergi tanpa mengurangi kecepatan jalannya.

       : Sikapnya dingin sekali, memandang saja tidak.

Melihat aksesoris kelinci hitam di telapak tangan kanannya.

       : Tapi tetap saja Aku terima kasih karenanya.

                 Seperti di skenario, Dia memang berhati dingin.

                 Tidak masalah karena misiKu selesai.

TRING!

Layar Tablet.

“Hidden Mission Selesai. Hadiah 1000 GOLD, naik 1 level CHARM, dan kepingan ingatan Early.”

  : Kepingan ingatan Early?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

2. Terjun Ke Dunia Creator